Hotspot di Riau pada 7 Oktober 2026 terdeteksi sebanyak 6 titik yang tersebar di lima kabupaten, yakni Indragiri Hulu 2 titik, Indragiri Hilir 1 titik, Kuantan Singingi 1 titik, Pelalawan 1 titik, dan Kampar 1 titik.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2 titik hotspot berada di kawasan gambut, masing-masing pada kedalaman 0,5–1 meter dan lebih dari 4 meter. Sementara 4 titik lainnya berada di kawasan mineral.
Jikalahari menemukan 3 titik hotspot berada di kawasan perkebunan sawit atau 50 persen dari total hotspot. Ketiga titik tersebut berada di areal PT Citra Riau Sarana, PT Tani Subur Makmur, dan PT Perkebunan V.
Temuan ini menunjukkan masih tingginya risiko kebakaran di dalam kawasan perkebunan sawit. Pemerintah dan aparat penegak hukum perlu segera melakukan pengecekan lapangan dan memastikan penyebab munculnya api, termasuk meminta pertanggungjawaban korporasi apabila ditemukan kelalaian dalam mencegah dan menangani kebakaran di arealnya.





