Kajian: Pembiayaan Lestari untuk Hutan Indonesia

Hasil Telaah Terkait Taksonomi Hijau Indonesia dan Hal yang Perlu Diperhatikan agar Lembaga Jasa Keuangan dapat Berperan Penting untuk Menyelamatkan Hutan Indonesia

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa ta ala atas limpahan rahmat-Nya, sehingga buku kajian bertajuk “Pembiayaan Lestari untuk Hutan Indonesia: Telaah Taksonomi Hijau Indonesia” ini dapat diselesaikan dengan baik dan diterbitkan untuk para pembaca sekalian.

Buku ini disusun sebagai langkah proaktif untuk membedah instrumen Taksonomi Hijau Indonesia. Kami melihat adanya kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa sektor jasa keuangan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga berperan aktif dalam melindungi sisa hutan alam yang masih kita miliki.

Di tengah krisis iklim global, sektor keuangan memiliki peran strategis melalui penyaluran kredit dan investasi. Kajian ini hadir untuk menelaah sejauh mana kebijakan pembiayaan hijau di Indonesia benar-benar selaras dengan upaya penyelamatan ekosistem hutan dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.

Kami menyadari bahwa narasi “ekonomi hijau” sering kali terjebak pada simbolisme semata. Oleh karena itu, buku ini mencoba memberikan perspektif kritis mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan agar lembaga jasa keuangan tidak terjebak dalam praktik greenwashing yang justru merugikan lingkungan.

Penyusunan karya ini merupakan hasil kolaborasi pemikiran yang mendalam. Kami ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Ahli, Martinus Haryo Sutejo, ST., M.Sc dan Rahmawati Retno Winarni, S.E, MBA atas bimbingan serta landasan teoritis yang sangat berharga bagi kajian ini.

Apresiasi tinggi juga kami sampaikan kepada seluruh tim penyusun: Made Ali, Okto Yugo Setiyo, Arpiyan Sargita, Nurul Fitria, Reno, dan Rina. Kerja keras dan ketajaman analisis kalian dalam membedah data-data keuangan serta lingkungan telah menjadi kekuatan utama dalam naskah ini.

Tak ada gading yang tak retak, kami menyadari sepenuhnya bahwa kajian ini masih memerlukan masukan untuk penyempurnaan. Kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan dari para pembaca, akademisi, maupun praktisi di sektor keuangan dan lingkungan hidup.

Akhir kata, semoga buku ini mampu memantik diskusi yang lebih inklusif dan mendorong transformasi nyata dalam sistem keuangan kita. Semoga setiap lembar dalam buku ini bermanfaat bagi keberlanjutan hutan Indonesia dan kesejahteraan generasi mendatang. Selamat membaca.

Salam,

Okto Yugo Setiyo

Wakil Koordinator Jikalahari

About Nurul Fitria

Staf Advokasi dan Kampanye Jikalahari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *