Perubahan iklim tidak hanya mencairkan es di Kutub, tetapi juga menggerus pasokan air tawar di daratan. Sebuah studi terbaru mengungkap, hilangnya air tawar yang mengalir ke laut kini berkontribusi lebih besar terhadap kenaikan permukaan laut global dibandingkan mencairnya lapisan es di Greenland maupun Antarktika.
Penemuan ini berdasarkan pengamatan satelit NASA melalui misi Gravity Recovery and Climate Experiment (GRACE) dan misi lanjutannya yang berlangsung lebih dari dua dekade sejak 2002.
Selengkapnya di: https://lestari.kompas.com/read/2025/08/18/135217286/studi-air-tawar-dunia-menyusut-sumbang-kenaikan-permukaan-laut-lebih-besar.




