PETA SEBARAN HOTSPOT PADA LAHAN GAMBUT DAN KONSESI PADA MINGGU KETIGA JULI 2015

pada_gambutjuli3

Jikalahari memantau hotspot atau titik panas khusus di areal hutan gambut terutama di kawasan hutan hutan produksi tetap yang ditanami akasia untuk pulp and paper atau khusus di areal konsesi perusahaan. Ini untuk melihat ketaatan perusahaan yang menerapkan nol karhutla di dalam konsesi mereka.

Titik hotspot ini belum menggambarkan lahan perusahaan terbakar. Ia masih berbentuk petunjuk bahwa ada titik panas di dalam areal perusahaan. . Pada minggu kedua Juli terpantau jumlah hotspot sebanyak 238.

 

 pada_gambutjuli3

(a). Pada Lahan Gambut

Pada gambar (a) terdapat sebaran 194 hotspot di lahan gambut yang bersumber dari hasil rekaman citra satelit Terra-Aqua Modis. Di kedalaman gambut >400 cm terdapat 110 hotspot. Di kedalaman 200-400 cm terdapat 35 hotspot. Di kedalaman 100-200 cm terdapat 45 hotspot. Di kedalaman 50-100 cm terdapat 4 hotspot.

 pada_konsesijuli3

(b) Pada Konsesi

Pada gambar (b) terdapat hotspot yang tersebar di area Konsesi HTI dan HGU juga kawasan Konservasi. Di kawasan HTI yaitu PT. Arara Abadi 17 hotspot, PT. Bukit Batu Hutani Alam 10 hotspot, PT. Dexter Timber Perkasa Indonesia 7 hotspot, PT. Diamond Raya Timber 3 hotspot, PT. Hutani Sola Lestari 4 hotspot, PT. Inhil Hutani Pratama 1 hotspot, PT. Mitra Hutani Jaya 1 hotspot, PT. Multi Eka Jaya Timber 1 hotspot, PT. Riau Andalan Pulp and Paper 16 hotspot, PT. Rimba Mutiara Permai 1 hotspot, Rimba Rokan Perkasa 1 hotspot, PT. Rokan Permai Timber 3 hotspot, PT. Ruas Utama Jaya 1 hotspot, PT. Satria Perkasa Agung 10 hotspot, PT. Sekato Pratama Makmur 3 hotspot, PT. Sumatera Riang Lestari 18 hotspot, PT. Suntara Gaja Pati 1 hotspot, PT. Tuah Negeri 1 hotspot, PT. Uni Seraya 1 hotspot.

Di kawasan Konservasi yaitu HL. Bukit Suligi 1 hotspot, SM. Bukit Bukit Rimbang Bukit Baling 3 hotspot, SM. Giam Siak Kecil 1 hotspot, TN. Tesso Nillo 3 hotspot.

Dari hasil pantauan minggu kedua Juli 2015 dibandingkan dengan pantauan minggu ketiga Juli 2015 jumlah hotspot mengalami penambahan 315 hotspot. Untuk daerah kawasan gambut mengalami penurunan 250 hotspot, 444 pada minggu kedua Juli 2015 dan 194 pada minggu ketiga Juli 2015. Untuk di daerah konsesi perusahaan mengalami penurunan 110 hotspot, 210 pada minggu kedua Juli 2015 dan 100 pada minggu ketiga Juli 2015. Untuk di daerah konservasi mengalami penurunan 100 hotspot, 108 pada minggu kedua Juli 2015 dan 8 pada minggu ketiga Juli 2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *